234 pribahasa jawa lengkap dengan arti dan makna

pribahasa jawa adalah kalimat yang memiliki makna penting, untuk nasehat atau sindiran. dalam bahasa jawa sering disebut paribasan, pepatah, wejangan. disini saya akan memebrikan contoh-contoh pribahasa jawa lengkap beserta arti jawa dan arti bahsa indonesianya lengkap dengan makna yang tersirat, sehingga mudah di mengerti dan dipahami bagi anda yang kurang paham dengan bahasa jawa.

A.
1. adhang-adhang tetese embun
– arti jawa : njagakake barang mung sak oleh-olehe
– arti indonesia : mempertahankan sesuatu seadanya
Makna dari pribahasa tersebut adalah, apabila mempertahankan sesuatu atau anda sedang bekerja, jangan terlalu mengharapkan hal yang lebih. Karena apabila menerima yang pas-pasan akan merasa kecewa. Atau lebih singkatnya jangan terlalu berharap berlebihan.

2. adigang, adigung, adiguna
– arti jawa : ngendelake kekuwatane, keluhurane lan kepintarane
– arti indonesia : mengandalkan kekuasaannya, kekayaan dan kepandaiannya
Makna nya adalah menggambarkan tentang orang yang terlalu menyobongkan dirinya dengan segala kekuatannya/ kekuasaan/ jabatan, harta/ kekaayaan serta kepandaiannya. Sehingga menganggap remeh orang lain.

3. aji godhong garing
– arti jawa :wis ora ana ajine/ asor banget
– arti indonesia : sudah tidak ada gunanya, lebih rendah dari daun kering
Makna dari pepatah ini adalah menggambarkan tentang seseorang yang sudah tidak punya faedah, tidak punya yang di banggakan, tidak berguna bagi diri sendiri dan orang lain. Lebih mulia daun kering daripada dirinya.

4. ana catur mungkur
– arti jawa : ora gelem ngrungokake rerasan kang ora becik
– arti indonesia : tidak mau mendengarkan omongan yang tidak baik
Maknanya adalah jika menjadi orang agar jangan suka mendengar certa kejelekan orang lain, karena nanti kita akan ikut-ikutan menceritakan hal tersebut.

5. ana daulate ora ana begjane
– arti jawa : arep nemu kebegjan nanging ora sida
– arti bahasa indonesia: mau mendapat kebaikan namun tidak jadi
Sebuah pesan bahwasannya adalah bahwa rezeki yang ada didepan mata belum tentu menjadi milik anda

6. ana gula ana semut
– arti jawa : panggonan sing akeh rejekine, mesti akeh sing nekani
– arti indonesia : dimana ada gula pasti ada semut
Makna dari pri bahasa tersebut adalah dimana ada masalah pasti ada sebabnya. Tempat yang banayk rezekinya pasti banyak yang mendatangi

7. anak polah bapak kepradah
arti jawa : tingkah polaeh anak dadi tanggung jawabe wong tuwo
arti indonesia : tingkah lakunya anak menjadi tanggung jawab orang tua
bahwasannya sebagai orang tua harus bisa mendidik anaknya dengan baik agar kelak tidak mempermalukan orang tuanya, karena tingkah lakunya akan menjadi tanggung jawab orang tuanya.

8. anggenthong umos
arti jawa : wong kang ora bisa nyimpen wewadi
arti indonesia : orang yang tidak bisa menyimpan rahasia
pribahasa ini adalah sindiran buat seseorang yang tidak bisa menyimpan rahasaia, bisa dikatakan mulutnya bocor atau suka ngember

9. angon mangsa
– arti jawa : golek wektu prayogo kanggo tumindak
– arti indonesia mencari waktu untuk berbuat
Makna dari pribahasa ini adalah sebuah pesan agar dalam bertindak memikirkan serta mencari waktu yang baik, jangan terburu-buru atau ceroboh. Maka dari itu dalam primbon jawa ada hitungan mencari waktu yang baik, agar hasil yang di dapatkan juga bagus.

10. angon ulat ngumbar tangan
– arti jawa :ngulatake kaanan yen limpe banjur dicolong
– arti indonesia : mencari celah apabila aman baru di curi
Makna yang tersirat dari pribahasa tersebut adalah, setiap melakukan sesuatu atau bertindak jangan ceroboh dan gegabah, pikir baik-baik sebab akibatnya.

11. arep jamure emoh watange
– arti jawa : gelem kepenake ora gelem rekasane
– arti indonesia : mau enaknya tidak mau susahnya
Makna dari pribahasa tersebut adalah menggambarkan kepada orang yang egois mau menang sendiri, mau enaknya saja tidak mau susahnya.

12. asu rebutan balung
– arti jawa : rebutan barang kang sepele
– arti indonesia : berebut barang yang tidak bermanfaat
Makna dari pribahasa tersebut adalah, menggambarkan tentang perilaku seseorang yang seuka meperebutkan barang sepele yang kurang bermanfaat.

13. asu belang kalung wang
– arti jawa : wong asor nanging sugih
– arti indonesia : orang biasa tapi kaya
Makna dari pribahasa ini adalah menggambarkan tentang bagaimana kehidupan seseorang yang tidak bisa dilihat dari penampilan mengenai harta, karena ada orang yang hidupnya sederhana namun sesungguhnya orang kaya raya.

14. asu gedhe kenang kerahe
– arti jawa : wong kang dhuwur pangkate, mesti bae luwih gedhe panguwasane
– arti indonesia : orang yang tinggi derajatnya pasti besar pengaruhnya
Bahwasannya orang yang memiliki derajat tinggi pasti akan memiliki pengaruh besar dalam masyarakat

15. asu marani gepuk
– arti jawa : njarang marani bebaya
– arti indonesia : mendekati masalah
Maknanya adalah janganlah suka mendekati suatu permasalahan yang sebenarnya akan menghancurkanmu

16. ati bengkong oleh oncong
– arti jawa : wong kang duwe niat ala oleh dalan
– arti indonesia : orang yang memeiliki niat jelek mendapatkan jalan

Leave a Reply