asal usul Genderuwo

Menurut mitos yang berhasil dirangkum oleh team jelajah misteri dari sandekala.com bahwasannya mahluk genderuwo adalah sejenis bangsa jin atau makhluk halus yang berwujudc seperti mausia pada umumnya namun memiliki ukuran tubuh yang sangat besar. ketinggiannya bisa mencapai 3-4 meter. seluruh tubuhnya ditumbuhi bulu yang lebat seperti monet dan warnanya hitam kemerahan serta memiliki mata yang bulat lebar dan merah juga memiliki taring pada giginya. nama genderuwo atau genderuwa berasal dari bahasa Kawi gandharwa dan bahasa Sanskerta gandharva. sedangkan dalam kepercayaan hindu dikenal Gandharwa sebagai mahluk kepercayaan umat seperti istilah betharakala. sebagai mahluk jin yeng menduduki tahta seperti dewa dan disembah agar memberi keselamatan kepada warganya.

Di tanah jawa Genderuwo dikenal sebagai mahluk yang suka mengganggu dan menakuti manusia, apabila menjelma menjadi manusia adalah seorang laki-laki. meskipun dia adalah mahluk gaib/ hantu ternyata memiliki nafsu birahi yang besar juga. hal ini sering di katakan dalam perbincangan masyarakat bahwasannya konon pada jaman dulu genderuwo suka menjelma menjadi seorang laki-laki dan mendatangi perempuan yang sedang ditinggal suaminya. dengan menyamar menjadi suami perempuan tersebut akhirnya menidurinya, melampiaskan hasratnya tanpa diketahui si perempuan tersebut.

untuk tempat yang paling disukai oleh hantu genderuwo ini seperti hutan, pohon besar dan rimbun, jembatan besar, dan rumah tua yang sudah tidak berpenghuni. mahluk ini jarang sekali menampakan wujudnya, dan tidak sembarang orang melihatnya, kecuali mahluk tersebut yang memang sengaja ingin menampakan dirinya. diketahui dari cerita rakyat bahwasannya genderuwo memiliki dua sifat yakni ada yang baik dan ada yang jahat. apabila baik dia tidak akan mengganggu orang dan cenderung menolong orang yang tersesat dan orang yang sedang putus asa dengan menyamar menjadi kakek tua. namun bagi genderuwo yang jahat dia akan mengganggu manusia khususnya para wanita dan istri-istri kesepian, selain itu apabila tempatnya diganggu maka tidak segan-segan merasuki tubuh manusia tersebut.

untuk asalnya sendiri, genderuwo di yakini sebagai jelmaan arwah manusia yang meninggal karena putus asa dan pensaran. karena dia tidak diterima oleh alam kubur makanya menduduki tempat-tempat tertentu sehingga dianggap angker. namun kembali lagi pada pemahaman kita masing-masing bahwasanya manusia yang telah meninggal arwahnya tidak akan kembali lagi apa lagi untuk mengganggu manusia. meski demikian kita harus tetap berikhtiar dan selaluberdoa agar di beri keselamatan dan dijauhkan dari pengaru2 jahat.

Leave a Reply