asal usul medi sawur

medi adalah persamaan dari istilah hantu dari bahasa jawa, sedangkan sawur artinya menaburkan, jadi medi sawur artinya hantu yang suka melempar/ menyiram/ menaburkan, sedangkan yang di sawur adalah beras kuning seperti pada saat seorang jenazah yang sedang dibawa ke makam kemudian dalam perjalanan di taburkan beras kuning dan bunga setaman.

keberadaan medi sawur yang paling marak dibicarakan oleh masyarakat adalah di wilayah jawa tengah khususnya daerah banyumas, cilacap dan purwokerto. konon mereka suka menganggu seseorang yang melintas di jalan pada malam hari dengan melempari beras kuning namun sejatinya hal tersebut adalah tanah kuburan. penampakan medi sawur sendiri menurut salah seorang warga yang pernah melihat adalah sesosok yang besar tinggi dan berambut panjang, namun mukanya tertutup oleh rambutnya. sedangkan suaranya seperti seorag nenek-nenek yang tertawa.

medi sawur lebih suka bertengger atau menghui di sebuah jembatan-jembatan yang sepi, oleh karena itu para sesepuh dan orang tua selalu berpesan kepada anak-anaknya agar saat melintas jembatan di jalan yang sepi agar mengucapkan salam, permisi atau jika memngendarai motor agar membunyikan klakson atau dengan mengedimkan lampu depannya. hal ini dipercaya agar tidak di ganggu oleh medi sawur tersebut, karena keusilannya meski jarang didengar menyakiti manusia namun suka menyawur agar manusia tersebut lari ketakutan.

mengenai asal-usul mendi sawur ini, konon mitosnya adalah seorang manusia yang meinggalnya karena kecelakaan. dan arwahnya belum mempercayai kalau dirinya sudah meninggal. sehingga selalu mencari teman untuk diganggu atau di takut-takutin sebagai hiburannya tersebut sehingga tidak kesepian. namun kembali lagi dalam tuntunan agama dan kepercayaan bahwa segala mahluk yang telah meninggal maka arwahnya akan memasuki akhirat sana.

Leave a Reply