Hukum mitos bersiul bersiul di malam hari mendatangkan setan

Banyak larangan bersiul saat malam hari yang berarti memanggil setan, mitos tersebut ada bahkan sampai sekarang masih banyak penasaran penyebab pantangan itu. Bersiul adalah membuat celah kecil dengan bibir seseorang dan kemudian meniup atau menghisap udara melalui lubang sehingga mengeluarkan bunyi. Biasanya keluar dalam bentuk frekuensi tinggi.

Dalam banyak budaya, bersiul atau bersiul di malam hari dianggap menarik nasib buruk, hal-hal buruk, atau roh jahat. Di Inggris ada kepercayaan takhayul pada “Tujuh Penyiul” yang merupakan tujuh burung atau roh misterius yang berseru untuk meramalkan kematian atau bencana besar.

bersiul di malam hari

MITOS

Di saat masih kecil kenapa kita dilarang di malam hari?

“jangan bersiul dimalam hari nak, nanti setan datang” demikianlah orang-orang tua dulu mengingatkan kita, jika kita bersiul malam-malam. Mereka mengatakan siualn kita itulah yang memanggil setan.

Ada berbagai alasan orang tua kita melarang:
1. Mereka percaya mitos bersiul dimalam hari memanggil setan
2. Siulan kita mengganggu orang lain yang sedang tidur. Sedangkan anak kecil sulit dilarang kalau tanpa ancaman. Ancaman biasanya mahkluk yang tidak kasat mata. setan,hantu, jin dll. Sugesti sesuatu yang menyeramkan ini tentu membuat anak-anak takut dan tidak berbuat nakal lagi.

Hukum bersiul menurut islam

Dalam islam, kita dapat mencari dasar hukum suatu perbuatan dengan mencari dalam kitab suci yaitu alquran. Berikut hukum bersiul dalam alquran.

– Shalat mereka di sekitar Baitullah itu, tidak lain hanyalah siulan dan tepukan tangan. Karena itu, rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu. (QS. al-Anfal: 35).

– Siulan dan tepukan tangan dinamakan shalat, karena orang musyrikin menjadikan siulan dan tepuk tangan sebagai pengganti doa dan tasbih. Ada yang mengatakan, mereka bersiul dan bernyanyi ketika sedang beribadah. (Ahkam al-Quran, 3/76)

Allah mencela tata cara ibadah yang dilakukan orang musyrikin ketika di Ka’bah, Orang-orang musyrikin berkumpul di masjidil haram, mereka tepuk tangan dan bersiul-siul. Mereka yakini itu ibadah dan cara shalat . Lalu Allah mencela tindakan mereka itu. Dan Allah sebut itu kebatilan yang dilarang.

Tapi dalam mitos bersiul di malam hari ini selama tidak ada kaitannya dengan pelaksanaan ibadah dan tidak mengganggu ibadah orang lain tidak masalah. Yang tidak boleh bukan bersiul di malam hari, tapi melakukan shalat sambil bersiul.

Leave a Reply