Masalah wanita berambut palsu dalam islam

Apakah diperbolehkan bagi kaum wanita yang memakai rambut palsu, dengan tujuan untuk menambah kecantikan, keindahan serta keagungannya ? jawabanya adalah bahwa Allah SWT telah mengaruniakan nikmat yang besar bagi umat wanita berupa rambut, isa sebagai hiasan dan mahkota untuk menentukan keanggunan, keindahan dan kecantikan. Akan tetapi , apabila wanita diberi rambut tipis , jelek , kumal dan kusam, maka harus disyukuri dan di jaga dengan dikeramasi, disisir dan sebagainya. Bukan memakaikannya rambut palsu untuk menutupi rambut aslinya, karena itu tidak diperbolehkan. Bahkan Allah mengharamkan dan melaknat bagi siapapun yang melakukannya meskipun hanya didalam rumah. Juga apabila tujuannya untuk menutupi rambutnya yaitu sebagai tutup kepala, maka itu lebih dilaknat oleh-Nya.

Dasar ataupun dalil yang dijadikan untuk melarang memakai rambut palsui adalah sesuai bunyi Hadist berikut ini:
Rasulullah SAW, pernah Bersabda :
“Allah akan memberikan laknatnya kepada orang yang memakai tato pada tubuhnya, dan juga yang mentatomya, orang yang memangkur dan tukang pangkur, orang yang mencukur alis dan pencukurnya, orang yang memangkur gigi dan tukang pangkurnya serta yang menyambung rambut dan penyambungnya”.

Jadi berdasarkan dalil diatas, jelaslah sudah bahwa memakai rambut palsu itu dilarang, sebab hal tersebut bagian dari kebohongan yang tidak mensyukuri kenyataan yaitu apa yang adanya yang dimiliki oleh seorang wanita, dan itu apabila memakai rambut palsu dengan alas an dipakai kerudung jelas melanggar tata aturan agama yang mana didalam alquran maupun hadist tidak menyebutkan hal tersebut.

Leave a Reply