masalah wanita berhias untuk orang lain dalam islam

berhias merupakan kegemaran para wanita untuk memperlihatkan kecantikannya. namun bagaimana jika dalam dirinya ada niat untuk menunjukan kecantikannya kepada orang lain bukan hanya saja kepada suaminya sendiri. maka dalam islam masalah wanita yang berhias untuk orang lain maka perbuatan tersebut merupakan dosa. sebagai seorang istri harus melakukan segala kewajiban dan memenuhi hak-hak sepenuhnya untuk suami bukan untuk orang lain, maka apabila anda berniat dandan atau berhias atau bersolek selain untuk suami , niscaya Allah SWT akan memberi azab di hari akhir kelak dengan membakar di dalam api neraka. sebab, kecantikan, perhiasan, keindahan tubuh dan lainnya hanya untuk menarik perhatian laki-laki supaya mereka melihatnya kemudian menjadikan nafsu birahinya bangkit dan mendapatkan pujian dari orang lain.

larangan wanita berhias untuk orang lain selain dari pada suami nya di tulis dalam sebuah hadist dan firman-firman Allah SWT:
Rasulullah SAW bersabda:

  • “seorang wanita tidak diperbolehkan (terlarang) menghiasi dirinya untuk selain suaminya” (HR.Ahmad,Abu Dawud dan An-Nasa’i)
  • “dan tetaplah kamu dirumahmu dan janganlah kamu berhias seperti biasanya orang jahiliyah dahulu, dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. hanya sesungguhnya Allah menghendaki supaya menghilangkan kotoran dari kamu hai keluarga Nabi dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya” (QS,Al-Ahzaab:33)
  • “katakanlah kepada mukmin perempuan, hendaklah menundukan pandangan mereka dan menjaga kehormatan mereka. dan janganlah menampakan perhiasan mereka kecuali apa yag kelihatan dari padanya. hendaklah mereka menutupi dada dengan kerudungnya. dan janganlah mereka menampakan perhiasannya kecuali kepada suami, ayah, mertua laki-laki, anak kandung, anak tiri, saudara laki-laki, anak-anak saudara laaki-laki, anak saudara perempuan, perempuan-perempuan sesama islam, hamba sahya yang mereka miliki, pembantu laki-laki yang tidak mempunyai keinginan, anak-anak yang belum mengerti melihat aurat perempuan. dan janganlah menghentakan kakinya supaya diketahui perhiasan-perhiasannya yang tersebunyi dan taubatlah kalian semua kepada Allah hai orang-orang yang beriman supaya memperoleh keberuntungan” (QS. An-Nur:31)

dari firman-firman tersebut diatas maka di ketahui bahwa seorang istri dilarang membiasakan hobimya yang senang berhias untuk selain suaminya, yaitu orang lain sebab perbuatan tersebut dosa juga maksiat karena dapat mengundang fitnah yang menyebabkan kerusakan dan kebinasaan rumah tangga, bahkan bisa berakhir pada perceraian dengan alasan termasuk perselingkuhan.

Leave a Reply