Masalah wanita menampakan kecantikan menurut islam

Apakah diperbolehkan bagi wanita yang menampakan kecantikannya dengan memakai berbagai perhiasan di tubuhnya?

Jawabanya adalah bahwa wanita memang diperbolehkan memakai perhiasan seperti emas, pakaian sutera dan sebagainya akan tetapi bukan untuk kesombongan dan bermewah-mewahan. Jika perhiasan-perhiasan yag dipakai untuk pamer supaya mendapat pujian dari orang lain , maka hukumnya menjadi makruh bahkan bisa dterlarang. Larangannya menampakan perhiasan tersebut sesuai dengan hadist di bawah ini.

Dari Tsauban, ia berkata :
“anak perempuan hubairah suatu saat mendatangi Rasulullah, dan kebetulan ia memakai cincin besar yang berada dijari tangannya. Melihat hal itu beliau langsung memukul tangannya. Setelah itu dia masuk memberitahukan kepada Fatimah binti Rasulullah SAW, tentang kejadian yang dia alami, lalu Fatimah sendiri juga sama melepaskan kalung emas yang ia kenakan di lehernya tersebut”

Fatimah mengatakan:
“kalung yang saya pakai ini pemberian dari abu hasan”
Maka Rasulullah masuk menemui putrinya, sedangkan ketika itu ia menyaksikan kalung berada di genggamannya, lalu berkata:
“wahai anaku Fatimah, banggakah engkau menjadi puteri Rasulullah, sedangkan dalam genggamanmu sendiri terdapat kalung yang bahayanya dari api neraka”. Kemudian setelah mengatakan tersebut tidak duduk dan tidak berkata apa-apa lagilangsung keluar. Lantas Fatimah pergi kepasar dan menjual kalung tersebut kemudian uang hasil penjualan kalung digunakan untuk membeli pelayan (budak) untuk memerdeakannya. Dan kemudian Fatimah membicarakan serta memberitahukan apa yang dilakukannya itu pada ayahnya. Lantas Rasulullah bersabda “segala puji bagi Allah telah membuat anaknya selamat dari api neraka”

Dengan pernyataan hadist di atas menjelaskan dan memberi ketegasan kepada kita bahwa menampakan atau memamerkan perhiasan apasaja yang kita pakai seperti kalung, cincin, anting-anting dan sebagainya adalah tidak boleh. Sebagaimana larangan Rasulullahkepada putrinya untuk memakai kalung emas, yaitu disuruh menjualnya untuk menyelamatkan dari siksa api neraka. Hal ini disebabkan memperlihatkan emas adalah bagian dari kesombongan, yaitu ingin dipuji orang lain dan upaya dikatakan sebagai orang yang paling kaya dan terhormat.

Leave a Reply