meramal jodoh menggunakan nama

selain menggunakan weton kelahiran, orang jaman dahulu juga menggunakan nama mereka untuk menghitung perjodohanya. dari sini juga bisa didapatkan firasat baik dan buruknya, sehingga bisa menjadi patokan atau panutan buat masa depan mereka.

untuk meramal jodoh menggunakan nama, sangat mudah yaitu kedua nama calon di cocokan dengan huruf/ aksara jawa lalu didapatkan nilainya. kemudian dijumlahkan dan di bagi 5. maka sisanya bisa dicocokan denganfirasat perjodohan di bawah nanti.

huruf jawa terdiri dari 20 suku yaitu:
ha – na – ca – ra – ka
da – ta – sa – wa – la
pa – dha – ja – ya – nya
ma – ga – ba – tha – nga

contoh : jika sepasang calon suami istri yang hendak di ramal namanya, si pria bernama harun kemudian si wanita bernama gadis, maka di ambilah huruf depan kedua pasangan tersebut yakni “HA” untuk Harun dan “GA” untuk Gadis . kemudian nama depan tersebut di cocokan dengan huruf jawa diatas, lalu dihitung letaknya pada urutan keberapa? hasilnya adalah HA = 1 dan GA = 17 . maka jumlah neptu keduanya adalah 1+17=18, lalu di bagi 18:5 sisa 3. hasil dari pembagian dengan sisa 3 itulah yang akan kita cocokan dengan patokan di primbon perjodohan bawah ini :

1. jika hasil dari perhitungan berdasarkan nama menghasilkan sisa 1 maka untuk ramalan jodohnya adalah SRI; menunjukan kebaikan artinya jika kedua pasangan ini menjadi jodoh atau membina rumah tangga maka akan selalu mendapat rizki yang banyak dan selamat rumah tangganya sampai ajal memisahkan.

2. jika hasil dari perhitungan berdasarkan nama menghasilkan sisa 2 maka untuk ramalan jodohnya adalah LUNGGUH;artinya jika dalam berumah tangga, salah satu pasangan akan menjadi orang terhormat dan mulia. maka dari itu kedua pasangan ini di anggap sangat cocok.

3. jika hasil dari perhitungan berdasarkan nama menghasilkan sisa 3 maka untuk ramalan jodohnya adalah gedong; perjodohan ini sangat cocok karena jika membina rumah tangga akan di beri kekayaan / rizki yang melimpah ruah.

4. jika hasil dari perhitungan berdasarkan nama menghasilkan sisa 4 maka untuk ramalan jodohnya adalah LARA; ini adalah firasat jelek, artinya jika kedua pasangan setelah diramal namanya menghasilkan sisa 4 maka jangan di lanjutkan hubungannya karena jika dilanggar maka dalam berumah tangga nantinya akan tertimpa cobaan yang sangat berat dan akan menderita yang berkepanjangan.

5. jika hasil dari perhitungan berdasarkan nama menghasilkan sisa 5 maka untuk ramalan jodohnya adalah PATI;dalam ramalan jodoh menurut primbon jawa arti PATI ini adalah larangan yang sangat keras untuk di lakukan, artinya jika masih memungkinkan maka sebaiknya untuk tidak dilanggar, kedua pasangan harus mengalah untuk tidak melanjutkan sampai ke pernikahan karena apabila dilanggar maka larinya kepada seringnya tertimpa musibah kematian pada anggota keluarganya, selain itu rumah tangganya juga akan mengalami kesengsaraan hidup.

setelah kita melihat hasilnya antara Handoko dan gayatri yaitu sisa tiga dengan arti GEDONG, maka kedua pasangan ini bisa melanjutkan ke pelaminan untuk membina rumah tangga.

demikian cara menghitung ramalan jodoh berdasarkan nama sesuai dengan petungan neptu primbon jawa yang sering di gunakan oleh para leluhur dan nenek moyang kita dahulu termasuk orang tua kita. menghitung perjodohan sebagai ikhtiar manusia, sedangkan ketentuan sepenuhnya di tangan kekuasaaan Tuhan, manusia tidak memiliki kemampuan untuk menentukan ataupun berbuat.

Leave a Reply