mitos tentang kucing

Kucing merupakan salah satu binatang peliharaan yang paling dekat dengan manusia dan banyak dijumpai di rumah-rumah. hampir semua kalangan baik pria, wanita, orang dewasa maupun anak-anak menyukai kucing. meskipun kucing tergolong binatang yang jinak dan mudah di pelihara namun kucing juga termasuk pembawa penyakit rabies, oleh karena itu selalu waspada agar tidak terkena cakaran dan gigitan kucing. berdasarkan mitos jawa bahwasanya kucing memiliki hubungan mistis dengan firasat kesialan manusia, hal ini diketahui dengan adanya berbagai mitos yang dibawa oleh firasat keberadaan kucing.

mungkin sebagian orang sudah paham tentang mitos yang berhubungan dengan kucing, ada yang mempercayai dan ada juga yang mengabaikan. mitos adalah suatu cerita yang didasari dari sebuah pengalaman turun temurun untuk dijadikan pedoman dalam menjalani kehidupan. bagi anda yang ingin mengenal lebih jauh mitos tentang kucing silahkan simak penjelasan dari saya. ada berbagai mitos disini yang berhubungan dengan binatang berkaki empat tersebut.

1. mitos menabrak kucing
anda tentu pernah mendengar tentang mitos ini. bahwasannya barang siapa yang menabrak kucing hingga meninggal maka harus menguburkan seketika dengan dibunggkus baju yang dikenakannya, karena apabila tidak bisa tertimpa musibah yang besar dalam hidupnya nanti. dan apabila kucingnya tidak mati hanya terluka maka harus merawatnya hingga sembuh karena apabila dilanggar maka setiap usahanya akan sia-sia.

2. mitos berpapasan dengan kucing
apabila anda berpapasan dengan kucing/ jalan anda di lewatin kucing. baik kucing hitam maupun kucing berwarna lain maka jika datangnya dari arah kiri pertanda akan ada musibah kecil namun jika datangnya dari arah kanan maka akan ada musibah besar menimpa anda. dan jika kucing tersebut berbalik arah maka alamat kesialan tidak jadi terjadi pada diri anda. dalam primbon jawa tentang menanggapi masalah mitos ini, untuk menghindari firasat buruk apabila terlanjur berpapasan dengan kucing maka harus meludah kearah datangnya kucing sebanyak tiga kali sebagai syarat agar musibah tersebut tidak menimpa anda.

3. mitos kucing melompati jenazah
mungkin anda pernah mendengar namun belum pernah melihat kecuali dilayar televisi seperti di film-film bernuansa nasehat tentang sifat buruk manusia. konon apabila ada mayat yang di lompati kucing sebelum dikubur maka mayat tersebut bisa hidup kembali, dan jika dilompati diatas kuburannya maka jenasah itu masih penasaran karena kematiannya belum diterima baik karena amalannya masih kurang ataupun karena didalam dunia telah banyak berbuat dosa.

4. mitos bermimpi bertemu kucing
berbeda dengan kehidupan nyata karena apabila datangnya dari alam bawah sadar seperti mimpi maka pertanda baik, yakni apabila bermimpi bertemu kucing maka kehidupannya akan mendapat kebahagiaan yang sempurna.

5. mitos kucing hitam masuk kerumah
apabila ada kucing hitam pekat yang bukan dari peliharaan anda memasuk rumah maka berdasarkan mitos orang tua akan ada musibah atau pemilik rumah akan mendapat kesialan dalam kurun waktu 1 minggu dari masuknya kucing tersebut.untuk menghindarinya maka berilah makan kucing tersebut agar keluar melalui pintu saat masuknya tadi.

6. Mitos kucing menjilati kaki
menurut cerita rakyat apabila ada kucing yang menjilati kaki seseorang maka pertanda bahwa seseorang tersebut sedang mengalami banyak masalah dan niat kucing tadi adalah mau membantu menghapus masalah – masalah tersebut agar cepat terselesaikan.

7. Mitos kucing menggosokan bulunya
apabila anda sedang duduk atau berdiri kemudian didekati seekor kucing lalu kucing tersebut menggosok-gosokan bulunya di kaki atau badan kita. maka pertanda bahwasannya kita di beri tahu untuk selalu bersabar dalam menghadapi masalah dan jangan gegabah dalam menentukan pilihan, agar tidak sia-sia pada akhirnya.

demikian penjelasan mitos tentang kucing, semoga bermanfaat. benar atau tidaknya kembali kepada diri kita masing-masing. yang utama jika kita tujuannya untuk menghindari musibah buruk yang akan terjadi maka silahkan mengikutinya, karena mitos ini sudah turun-temurun dari para sesepuh terdahulu.

Leave a Reply