perbedaan mudik dan pulang kampung berdasarkan pemahaman wong jawa

saat ini kita sedang dibingungkan dengan pernyataan tentang arti dari mudik dan pulang kampung, mengingat pemerintah memberi kebijakan tentang larangan orang mudik namun memperbolehkan orang pulang kampung di saat adanya virus corona atau covid-19. sehingga sekilas sangat membingungkan, namun saya berharap setelah membaca artikel saya anda bisa memahaminya dengan baik.

secara abjad memang berbeda, secara suku kata juga berbeda antara mudik dengan pulang kampung.namun yang sedang viral mengenai arti dari keduanya, karena dalam KBBI teretulis bahwa mudik adalah pulang kekampung atau ke desa. mari simak penjelasan saya, karena akan saya bedah dari kata-kata tersebut sehingga kita semua bisa mengerti arti sebenarnya dan tidak perlu meperdebatkan lagi masalah tersebut.

mudik berasal dari suku kata udik yang berarti kampung atau desa dan di awali dengan huruf m, yang membawa makna menuju. jadi jika disatukan kata “MUDIK” maka artinya menuju kampung. terus kemudian kita sandingkan dengan kata “PULANG KAMPUNG” ternyata mirip namun sekarang memiliki arti yang berbeda. kenapa demikian menuju berarti pergi dan akan kembali sedangkan pulang berarti kembali dan belum tentu pergi lagi.

jika anda sampai disini belum paham maka akan saya bawa lagi ke sebuah pernyataan yang lebih mudah. kata baku UDIK yang diawali huruf M menjadikan arti dari kata tersebut menjadi menuju kekampung halaman. dan sekarang saya bertanya kepada anda, bahwa anda menuju kampung halaman itu dalam keadaan pergi atau pulang? jika jawabannya pergi maka itu dinamakan mudik, sedangkan jika dijawab pulang maka dinamakan pulang kampung.

dari pernyataan diatas dekatahui bahwa kata MUDIK dan PULANG KAMPUNG secara arti adalah berbeda, meskipun dalam KBBI dikatakan mudik adalah pulang kampung, namun arti pulang kampung belum tentu mudik. atau diibaratkan seperti
– bayi adalah anak kecil, tapi anak kecil belum tentu bayi
– mobil adalah kendaraan roda 4, tapi kendaraan roda 4 belum tentu mobil
artinya mudik memiliki cakupan yang sempit sedang pulang kampung memiliki cakupan yang luas.

lalu kita kaitkan dengan pernyataan bapak presiden Jokowi tentang perbedaan mudik dan pulang kampung, memang benar bahwa itu sekilas sama saja, akan tetapi juga berbeda tujuannya. terlebih lagi hal ini untuk memberikan perbedaan kepada masyarakat Indonesia tentang kebijakan berpindah tempat dari kota ke desa menjelang lebaran, agar tidak terjadi penumpukan dijalan dan di kampung sehingga akan memacu penyebaran virus corona tersebut.

mudik yang dimaksud pak jokowi adalah mereka yang sudah menetap di kota meskipun pada awalnya mereka merantau, walaupun sudah berkeluarga ataupun belum akan tetapi dia sudah menjadi warga kota dan akan melakukan kunjungan ke desa atau kampung untuk bertemu orang tua atau family guna melaksanakan silaturahmi sekaligus liburan maka hal ini dilarang karena masuk kedalam istilah mudik.

sedangkan pulang kampung yang dimaksud adalah mereka yang kekota tujuan merantau dan setelah pekerjaan itu selesai atau memang tidak ada pekerjaan maka dia harus kembali kekampung halamanya, baik mereka yang memiliki KTP kota maupun KTP desa, karena ada yang memiliki KTP kota tapi masih dikatakan merantau jika dia dikota belum meiliki tempat tinggal dan hanya menumpang atau mengontrak.

secara kesimpulan bahwa pernyataan bapak presiden jokoei adalah benar, karena digunakan untuk membatasi dan membedakan yang akan pergi menuju kampung atau pulang ke kampung.sedangkan mengenai kamus besar bahasa indonesia juga benar bahwa mudik adalah pulang kampung/desa, tapi juga tidak bisa di wajibkan ketika kedua istilah itu akan digunakan untuk memberi perbedaan kepada status orang yang akan melakukan perjalanan ke kampung halaman.

sekali lagi pertanyaan saya agar lebih paham dan mantap tentang penjelasan saya adalah:
” anda ke kampung pulang atau pergi?
silahkan jawab sendiri-sendiri agar bisa tau apakah anda diposisi mudik atau pulang kampung. terimakasih.

Leave a Reply